
Pimpinan BAZNAS Touna Ikuti Pra Rakornas BAZNAS Tahun 2026 Secara Daring
Touna – Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una mengikuti kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra Rakornas) BAZNAS Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia sebagai forum konsolidasi dan penyamaan arah kebijakan organisasi menjelang Rakornas BAZNAS Tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua dan Pimpinan BAZNAS RI memperkenalkan arah kebijakan BAZNAS periode 2026–2031, mulai dari visi dan misi organisasi, penguatan tata kelola zakat nasional, Ekosistem BAZNAS 10M 1R, konsep 5D Posisi BAZNAS di Hati Umat, hingga sosialisasi 13 Program Prioritas Nasional BAZNAS.
Selain itu, disampaikan pula tagline "Zakat Menguatkan Indonesia" serta moto baru BAZNAS, yaitu "Zakat Penolong Sesama di Dunia, Penyelamat Kita di Akhirat", yang menjadi semangat dalam meningkatkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.
Pada kesempatan ini, Pimpinan BAZNAS RI yang baru, periode 2026-2031 juga memperkenalkan 3 model penyaluran zakat yang selama ini hanya terdiri dari 2 yaitu Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una berharap sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota semakin kuat sehingga implementasi program-program nasional dapat berjalan optimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah.
Melalui Pra Rakornas ini, diharapkan seluruh jajaran BAZNAS memiliki kesamaan visi dan langkah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan umat.
BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una
17-07-2026 | Marwin

Musyawarah Pimpinan di Tenda Posko Respon Gempa
Bencana adalah peristiwa yang mengancam kehidupan dan melampaui kemampuan masyarakat umum untuk menanggulanginya, bencana bisa mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan dampak psikologis.
Setiap bencana pasti mendapatkan respon yang beragam dari masyarakat, organisasi masyarakat, dan organisasi pemerintah, bahkan kadang organisasi internasional. Respons bencana sendiri merupakan serangkaian tindakan darurat yang dilakukan baik oleh individu maupun organisasi segera setelah bencana terjadi untuk menyelamatkan nyawa, mengurangi penderitaan, dan memenuhi kebutuhan dasar Masyarakat terdampak bencana.
Pasca Gempa 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada tanggal 16 Juni 2026, BAZNAS sebagai salah satu lembaga pemerintah non struktural memberikan Respon Cepat terhadap bencana tersebut, terkhusus BAZNAS Tanggap Bencana Pusat dan BAZNAS Propinsi Sulawesi Tengah yang sejak hari pertama sudah berada di lokasi bencana dan langsung mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, seperti membuka layanan dapur umum dan pemeriksaan kesehatan gratis.
hari kedua pasca bencana Tim BAZNAS Touna bergabung di lokasi bencana untuk memberikan bantuan semampunya. pada hari ketiga Pasca Bencana di bawah tenda posko bencana Dilkukan musyawarah darurat antara BAZNAS Propinsi Sulawesi Tengah dihadiri langsung oleh Ketua dan Waka 2 Bidang Pendistribusian, Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Sigi, Wakil Ketua 1 BAZNAS Tojo Una-Una dan TIM BTB BAZNAS RI.
Pada Musyawarah Darurat ini diambil keputusan bersama untuk membangun Masjid Darurat bagi masyarakat muslim yang berada di Desa Kamarora A karena Masjid yang selama ini mereka gunakan sudah tidak layak dan berbahaya bila ada gempa susulan yang terjadi. selain itu disepakati masing-masing memberikan dukungan dana dalam pelaksanaan program Pembangunan Masjid Darurat ini dengan rincian : BAZNAS RI 10.000.000, BAZNAS Propinsi 10,000.000, BAZNAS Touna 5.000.000, dan BAZNAS Sigi 2.500.000.
Semoga rencana pembangunan masjid darurat ini bisa terlaksana dengan baik, dan semoga kita semua mendapatkan keberkahan dalam pelaksanaan program tersebut. aamiin
24-06-2026 | Marwin

Best Practice 5 Wilayah Binaan Prof Zainulbahar Noor MEc
Bali, 21-23 Agustus 2024
Untuk pertama kalinya wilayah IV yang terdiri dari Propinsi Aceh, Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Banten, Propinsi Sulawesi Tengan dan Propinsi Bali yang berada dalam binaan Prof. Zainulbahar Noor melaksanakan kegiatan Rakorwil di Denpasar - Bali.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja pengelolaan zakat oleh Baznas di 5 wilayah tersebut, termasuk Baznas Kabupaten/Kotanya, juga untuk melihat seperti apa program unggulan yang sudah berhasil di 5 wilayah tersebut, merumuskan langkah-langkah bersama dalam pengelolaan zakat kedepannya.
Dalam arahannya Bapak Prof Zainulbahar Noor menyampaikan bahwa "Baznas adalah satu-satunya lembaga yang secara jelas diamanatkan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, olehnya tugas penting dan utama kita sebagai pengelola zakat adalah melakukan upaya maksimal untuk mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki atau paling tidak menjadi Munfiq"
Dikesempatan yang sama Prof. Zainulbahar Noor mengingatkan seluruh Amil Baznas baik Pimpinan maupun Pelaksana "Seorang Amil hendaknya memiliki kredibilitas dalam pengelolaan zakat khususnya dalam hal spiritual, olehnya seorang amil (pelaksana dan pimpinan) harus berusaha menjadi orang yang paling shaleh dalam bidang zakat"
Diakhir arahannya beliau juga menyampaikan bahwa "Kita Hebat di Masa Lalu adalah Curiculum Vitae, yang dibutuhkan sekarang adalah Kita Hebat di Masa Kini".
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, dengan 1 hari full time hingga jam 23.30 malam di hari kedua ini, sangat dirasakan manfaatnya oleh semua peserta yang hadir, sehingga bisa menciptakan dinamika forum yang sangat antusias khususnya pemaparan Best Parctice dari masing-masing wilayah termasuk beberapa kabupaten tampil memaparkan best practice pengelolaan zakat mereka khususnya dalam upaya pendayagunaan zakat untuk mengentaskan kemiskinan.
Menjelang selesainya kegiatan Rakorwil, ibu Prof Dahlia Suaib selaku Ketua Baznas Propinsi Sulawesi Tengah menyampaikan kepada semua Tim Baznas Propinsi dan Kabupaten Kota Se-Sulawesi Tengah mulai saat ini harus mempersiapkan Best Practice pengelolaan zakat di daerah masing-masing untuk nanti bisa dipresentasikan pada kegiatan Rakorwil Tahun 2025 yang rencananya akan dilaksanakan di Medan.
Semoga Baznas semakin maju dan profesional dalam pengelolaan zakat khususnya di Kabupaten Kota se-Sulawesi Tengah. Aamiin
23-08-2024 | Humas Baznas Touna

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tojounauna.
Lihat Daftar Rekening →