Berita Terkini
Festival Anak Shaleh Una-Una
Generasi Belia adalah cikal bakal penerus perjuangan ummat dan bangsa, terlebih anak-anak kaum muslimin yang di pundak mereka akan ada tanggung jawab besar terhadap maju dan mundurnya peradaban kaum muslimin di masa yang akan datang.
Generasi Belia ini harus mendapatkan bekal yang cukup dalam hal keimanan dan kecintaan terhadap agamanya. Generasi Belia hidup ditengah arus informasi global yang sedemikian pesat saat ini, sudah seharusnya mendapat perhatian khusus sehingga mereka tidak menjauh dari al Qur’an dan Pendidikan Islam yang merupakan pondasi utama untuk membangun sebuah bangsa dan ummat, sehingga Negara ini senantiasa berada di bawah naugan ridha Allah SWT.
Allah SWT berfirman yang artinya : “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran,” (QS. Shad: 29).
Membangun generasi belia yang sehat, kuat jasmani dan rohaninya dengan senantiasa berpedoman pada Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW sebagaimana yang telah dijabarkan oleh para ulama Ahlussunnah, menjadi tugas yang sangat penting dan panjang bagi kita semua.
Olehnya memilih sebuah momentum dan memanfaatkannya sebagai media pendidikan yang di wujudkan dalam bentuk sebuah kegiatan bermanfaat dan mendidik bagi generasi belia perlu untuk senantiasa dilakukan. Media dan Momentum itu akan menjadi sarana tranformasi ilmu yang mendidik dan menghibur, bukan saja kepada mereka yang terlibat dalam kegiatan secara langsung, namun juga kepada mereka yang menyaksikan diharapkan akan mendapatkan faedah.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya : Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah SWT akan memudahkan baginya jalan menuju surga,” (HR Muslim)
Untuk itulah pada tanggal 11 - 13 Juni 2026 bertempat di Desa Wakai sebagai ibu kota kecamatan Una-Una, BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una bekerja sama dengan KUA Kecamatan Una-Una melaksanakan kegiatan Festival Anak Shaleh Tingkat Kecamatan Una-Una.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk lomba-lomba keagamaan berupa Lomba Adzan tingkat SMP, lomba Hafalan Surah tingkat SMP, Lomba Kultum Tingkat SMP, Lomba Adzan tingkat SD, lomba Hafalan Surah tingkat SD, Lomba Cerita Islami Tingkat SD, dan Lomba mewarnai tingkat TK.
Kegiatan mendapat respon yang baik dari sekolah-sekolah yang ada di Desa Wakai dan Sekitarnya, seperti Tanimpo, Lembanya, Una-Una, Taningkola, dan Kavetan. Alhmadulillah kegiatan bisa terlaksana dengan baik dan di tutup oleh Camat Una-Una pada tanggal 13 Juni 2026 jam 16.30 WITA sekaligus penyerahan hadiah kepada seluruh pemenang Lomba.
10/07/2026 | Marwin
Khitanan Massal Una-Una
Sabtu, 13 Juni 2026, jam 8 pagi bertempat di BPU (Balai Pertemuan Umum) Desa Wakai, masyarakat dan anak-anak yang akan dikhitan mulai berdatangan ke lokasi kegiatan, Rintik-rintik hujan tidak mematahkan semangat mereka untuk mengikuti kegiatan ini yang sudah direncanakan jauh sebelumnya.
Tanggal 9 Juni 2026 data calon peserta khitanan yang terdata di panitia baru 50 orang dari target 70 orang anak, tiba-tiba aplikasi WhatsApp berbunyi dan masuk sebuah pesan "Pak, boleh kami dari kambutu (salah satu desa di Kec. Batudaka) mo bawa anak-anak juga untuk di sunat ?", langsung kami tanya "berapa orang ?", tak lama kemudian masuk balasan "8 Orang pak".
"Ok. Bismillah, dibawa saja anak-anaknya pada hari Sabtu, jangan lupa nama-nama anaknya dikirim sama kami, dan pada hari H, tolong bawa Foto Copy KK !" jawab kami singkat.
Sabtu, sesaat sebelum kegiatan dimulai, ternyata anak-anak dari Desa Kambutu sudah tiba dilokasi sebanyak 9 orang anak yang di dampingi oleh orang tuanya masing-masing. Jam 9.30 saat hujan sudah benar benar berhenti dan para mantri PPNI Kabupaten Tojo Una-Una sudah berada di lokasi, kegiatan khitanan pun dimulai dengan Bismillah.
Ketika proses khitanan sementara berlangsung, datang masyarakat dari Desa Kavetan yang membawa anak-anak sekitar 8 orang yang sebelumnya belum teregistrasi di panitia, saat mereka datang, data anak di meja panitia yang siap di khitan sudah lebih dari 70 orang, maka kami sampaikan kepada mereka, "Kita lihat dulu situasi pak, kalau perlengkapan medis dan obat-obat mencukupi, in syaa Allah akan kami layani, namun bila kurang, dengan berat hati terpaksa kami tak bisa melayani pak, jadi dimohon untuk bersabar pak".
Dalam pelaksanaan kegiatan khitanan ini Pak Camat Una-Una berkenan hadir menyampaikan apresiasi dan rasa syukur karena BAZNAS bersama PPNI telah berkenan melaksanakan kegiatan Festival Anak Shaleh dan Khitanan ini Wakai. "Kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una di Desa Wakai ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, kami selaku pemerintah memberikan apresiasi atas kegiatan ini, dan semoga ini mendatangkan limpahan berkah bagi kita semua, Aamii." ungkat Camat Una-Una.
Alhamdulillah kegiatan khitanan bisa terlaksana dengan sukses ba'da shalat dhuhur, dengan jumlah peserta lebih dari 70 orang anak. semoga Allah melimpahkan keberkahan kepada kita semua, terkhusus kepada seluruh muhsinin yang selama ini telah berpartisipasi dalam bentuk infak dan sedekah, sehingga ini bisa telaksana, Jazakallah khairan Katsira.
Mari bersama kita dukung BAZNAS Touna dengan zakat dan sedekah terbaik kita, melalui:
7115882109, Bank Syariah Indonesia, Baznas Touna Rek Infaq & sedekah
3010201029497, Rek. Bank Sulteng, Badan Amil Zakat Nasional Kab. Tojo Una-una
Konfirmasi : 085298261532
08/07/2026 | Marwin
Pembangunan Masjid Darurat di Desa Kamarora
Nampak dari jauh masjid Al Muhajirin yang berada di Desa Kamarora A, kecamatan Nokilalaki masih berdiri kokoh dan kelihatan indah sebagai sarana pengabdian kepada Allah SWT, Sang Pencipta dan Pengatur Alam Semesta dan segala isinya.
Namun ketika kita mendekat, memperhatikan dengan seksama, ternyata banyak sekali retakan yang mengkhawatirkan apabila ada gempa susulan, lantai tehel yang pecah-pecah, lantai yang terbelah dan tak lagi rata.
Masjid adalah kebutuhan primer ummat Islam, bukan saja sebagai tempat untuk bersujud menghamba kepada Allah SWT, namun juga berfungsi sebagai sarana pendidikan untuk semua ummat, tempat bermusyawarah, dan berbagai aktivitas keummatan yang di syariatkan dalam Islam.
Oleh Tim BAZNAS (BAZNAS RI, Sulteng, Sigi, Touna, dan Kota Palu) bersama Ta'mir Masjid bersepakat untuk membangun Masjid Darurat di komplek masjid yang sudah tidak layak pakai ini, karena untuk membangun masjid permanen yang layak pasti membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan biaya yang besar.
Sebagai kelanjutan rencana tersebut, pagi ini Tim berkolaborasi dengan TNI Polri dan jama'ah Masjid bekerja bakti melakukan pengukuran dan pembersihan lahan pembangunan Masjid Darurat tersebut.
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada semua Tim dan masyarakat sekitar untuk mewujudkan pembangunan masjid darurat ini.
Jazakallah Khair kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, khususnya kepada Muhsinin yang telah berinfaq, bersedekah melalui BAZNAS kab. Tojo una-una, sehingga bisa membantu mewujudkan harapan ummat ini. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua dan menjadi jembatan menuju JannahNya Allah SWT. Aamiin
24/06/2026 | Marwin
Agenda Pimpinan

Musyawarah Pimpinan di Tenda Posko Respon Gempa
Bencana adalah peristiwa yang mengancam kehidupan dan melampaui kemampuan masyarakat umum untuk menanggulanginya, bencana bisa mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan dampak psikologis.
Setiap bencana pasti mendapatkan respon yang beragam dari masyarakat, organisasi masyarakat, dan organisasi pemerintah, bahkan kadang organisasi internasional. Respons bencana sendiri merupakan serangkaian tindakan darurat yang dilakukan baik oleh individu maupun organisasi segera setelah bencana terjadi untuk menyelamatkan nyawa, mengurangi penderitaan, dan memenuhi kebutuhan dasar Masyarakat terdampak bencana.
Pasca Gempa 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada tanggal 16 Juni 2026, BAZNAS sebagai salah satu lembaga pemerintah non struktural memberikan Respon Cepat terhadap bencana tersebut, terkhusus BAZNAS Tanggap Bencana Pusat dan BAZNAS Propinsi Sulawesi Tengah yang sejak hari pertama sudah berada di lokasi bencana dan langsung mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, seperti membuka layanan dapur umum dan pemeriksaan kesehatan gratis.
hari kedua pasca bencana Tim BAZNAS Touna bergabung di lokasi bencana untuk memberikan bantuan semampunya. pada hari ketiga Pasca Bencana di bawah tenda posko bencana Dilkukan musyawarah darurat antara BAZNAS Propinsi Sulawesi Tengah dihadiri langsung oleh Ketua dan Waka 2 Bidang Pendistribusian, Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Sigi, Wakil Ketua 1 BAZNAS Tojo Una-Una dan TIM BTB BAZNAS RI.
Pada Musyawarah Darurat ini diambil keputusan bersama untuk membangun Masjid Darurat bagi masyarakat muslim yang berada di Desa Kamarora A karena Masjid yang selama ini mereka gunakan sudah tidak layak dan berbahaya bila ada gempa susulan yang terjadi. selain itu disepakati masing-masing memberikan dukungan dana dalam pelaksanaan program Pembangunan Masjid Darurat ini dengan rincian : BAZNAS RI 10.000.000, BAZNAS Propinsi 10,000.000, BAZNAS Touna 5.000.000, dan BAZNAS Sigi 2.500.000.
Semoga rencana pembangunan masjid darurat ini bisa terlaksana dengan baik, dan semoga kita semua mendapatkan keberkahan dalam pelaksanaan program tersebut. aamiin
24-06-2026 | Marwin

Best Practice 5 Wilayah Binaan Prof Zainulbahar Noor MEc
Bali, 21-23 Agustus 2024
Untuk pertama kalinya wilayah IV yang terdiri dari Propinsi Aceh, Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Banten, Propinsi Sulawesi Tengan dan Propinsi Bali yang berada dalam binaan Prof. Zainulbahar Noor melaksanakan kegiatan Rakorwil di Denpasar - Bali.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja pengelolaan zakat oleh Baznas di 5 wilayah tersebut, termasuk Baznas Kabupaten/Kotanya, juga untuk melihat seperti apa program unggulan yang sudah berhasil di 5 wilayah tersebut, merumuskan langkah-langkah bersama dalam pengelolaan zakat kedepannya.
Dalam arahannya Bapak Prof Zainulbahar Noor menyampaikan bahwa "Baznas adalah satu-satunya lembaga yang secara jelas diamanatkan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, olehnya tugas penting dan utama kita sebagai pengelola zakat adalah melakukan upaya maksimal untuk mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki atau paling tidak menjadi Munfiq"
Dikesempatan yang sama Prof. Zainulbahar Noor mengingatkan seluruh Amil Baznas baik Pimpinan maupun Pelaksana "Seorang Amil hendaknya memiliki kredibilitas dalam pengelolaan zakat khususnya dalam hal spiritual, olehnya seorang amil (pelaksana dan pimpinan) harus berusaha menjadi orang yang paling shaleh dalam bidang zakat"
Diakhir arahannya beliau juga menyampaikan bahwa "Kita Hebat di Masa Lalu adalah Curiculum Vitae, yang dibutuhkan sekarang adalah Kita Hebat di Masa Kini".
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, dengan 1 hari full time hingga jam 23.30 malam di hari kedua ini, sangat dirasakan manfaatnya oleh semua peserta yang hadir, sehingga bisa menciptakan dinamika forum yang sangat antusias khususnya pemaparan Best Parctice dari masing-masing wilayah termasuk beberapa kabupaten tampil memaparkan best practice pengelolaan zakat mereka khususnya dalam upaya pendayagunaan zakat untuk mengentaskan kemiskinan.
Menjelang selesainya kegiatan Rakorwil, ibu Prof Dahlia Suaib selaku Ketua Baznas Propinsi Sulawesi Tengah menyampaikan kepada semua Tim Baznas Propinsi dan Kabupaten Kota Se-Sulawesi Tengah mulai saat ini harus mempersiapkan Best Practice pengelolaan zakat di daerah masing-masing untuk nanti bisa dipresentasikan pada kegiatan Rakorwil Tahun 2025 yang rencananya akan dilaksanakan di Medan.
Semoga Baznas semakin maju dan profesional dalam pengelolaan zakat khususnya di Kabupaten Kota se-Sulawesi Tengah. Aamiin
23-08-2024 | Humas Baznas Touna
Berita Pendistribusian
BAZNAS TV
Festival Anak Shaleh Una-Una
Penulis: Marwin
Apresiasi Camat Una-Una atas kegiatan FAS dan Khitanan Massal
Penulis: Marwin. M




