WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 Hasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan
Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 Hasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta, dengan menghasilkan sepuluh resolusi jihad zakat untuk memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A. dihadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., jajaran Pimpinan BAZNAS RI dan 1.300 perwakilan dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia, yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menegaskan, resolusi dari Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 tersebut tidak boleh berhenti pada kesepakatan dan perumusan program. Seluruh hasil pembahasan, termasuk Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa, harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah. Ia mengingatkan, sebagai lembaga pengelola dana umat, BAZNAS harus memastikan zakat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian, pendayagunaan, dan pemberdayaan. "Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian-pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujarnya, Kamis (15/10/2026). Sodik menegaskan, semua komitmen, tekad, misi dan program resolusi ini, harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan khairu ummah, umat terbaik, yakni umat islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi, sehingga bisa memberi rahmat dan manfaat bagi semua umat dan golongan di Indonesia, sehingga menjadi umat yang berpengaruh, bermartabat dan terhormat. Sementara itu, Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi yang dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat "Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah. Saidah menyampaikan, Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 menegaskan pentingnya kesatuan visi, penguatan kolaborasi, dan tata kelola yang akuntabel dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan nasional. "Komitmen bersama ini diharapkan mampu memperluas manfaat dana umat, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat pusat hingga desa," ujarnya. Adapun 10 resolusi Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 bahwa BAZNAS, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten dan Kota menyatakan komitmen bersama sebagai berikut: 1. Berkomitmen untuk mencapai angka pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya secara nasional menuju Rp70 triliun pada tahun 2027. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan regulasi di pusat dan daerah, literasi zakat sejak dini melalui Manasik Zakat, kerjasama dengan berbagai pihak, serta peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan. Penguatan juga dilakukan melalui peningkatan layanan muzaki, digitalisasi dan inovasi kanal penghimpunan, peningkatan kepercayaan publik terhadap BAZNAS, serta perluasan basis pengumpulan melalui 8 sumber zakat berdasarkan Pasal 4 UU Nomor 23 Tahun 2011 dan pengembangan 23 sumber Dana Sosial Keagamaan Lainnya. 2. Berkomitmen untuk mengoptimalkan pendistribusian, pemberdayaan, dan pendayagunaan nasional yang menyasar kepada 48 juta jiwa mustahik dan penerima manfaat secara efektif, terukur, terintegrasi dan berdampak, dengan memastikan dana umat memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan mustahik dan masyarakat. 3. Berkomitmen untuk bersama pemerintah menargetkan pengentasan kemiskinan sebanyak 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027 melalui program pendistribusian, pemberdayaan, dan pendayagunaan zakat yang terukur, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kemandirian dan kesejahteraan. 4. Berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa, agar pengelolaan zakat menjadi bagian yang terhubung dengan agenda pembangunan daerah dan menjangkau masyarakat hingga tingkat paling dekat. 5. Berkomitmen untuk mengaktivasi seluruh UPZ Desa di Indonesia sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas, sehingga penghimpunan, pelayanan muzaki, pendataan mustahik, dan penyaluran dapat semakin dekat dengan masyarakat. 6. Berkomitmen untuk menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat kepada BAZNAS dalam setiap mandat pengelolaan zakat, melalui tata kelola yang amanah, transparan, profesional, patuh regulasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. 7. Berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi melalui semangat ajakan, kolaborasi, dan aksi, sehingga pelaku usaha dan kelompok profesi menjadi mitra strategis dalam memperluas pengumpulan serta menghadirkan program sosial ekonomi yang berdampak. 8. Berkomitmen mendukung penguatan kedudukan, kewenangan, dan kepastian hukum kelembagaan BAZNAS dalam regulasi pengelolaan zakat nasional. Memperkuat sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN sebagai acuan pengelolaan zakat serta menjadikan Indeks Zakat Nasional sebagai instrumen pengukuran kinerja di tingkat pusat dan daerah. 9. Berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, kerja sama dengan Kejaksaan dan Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga kepatuhan, keamanan, dan integritas pengelolaan zakat, sehingga setiap dana umat dikelola secara amanah dan terlindungi dari penyalahgunaan. 10. Berkomitmen untuk melaksanakan respon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial baik pada skala lokal, nasional dan global melalui penggalangan dana dan aksi-aksi nyata dilapangan. Turut hadir dalam acara tersebut BAZNAS RI H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Pimpinan Ex-Officio BAZNAS RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, dan Mochamad Agus Rofiudin
19/10/2026 | Marwin
BAZNAS TOUNA SERAHKAN BANTUAN MUSIBAH KEBAKARAN RUMAH DI DUSUN SIVU
BAZNAS TOUNA SERAHKAN BANTUAN MUSIBAH KEBAKARAN RUMAH DI DUSUN SIVU
TOJO UNA-UNA, 16 Oktober 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tojo Una-Una menyalurkan bantuan kepada Bapak Yeta, warga Dusun Sivu, Desa Urundaka, yang mengalami musibah kebakaran rumah beberapa waktu yang lalu. Musibah kebakaran tersebut mengakibatkan seluruh bangunan rumah milik Bapak Yeta hangus terbakar. Tidak hanya kehilangan tempat tinggal, korban juga kehilangan satu-satunya kendaraan bermotor yang selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan mencari nafkah bagi keluarga. Sebagai bentuk kepedulian dan respons terhadap musibah yang dialami warga, BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una hadir menyalurkan bantuan kepada korban. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una, Bapak Marwin, didampingi oleh Armin Mange selaku anggota BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) Tojo Una-Una. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana. Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat memberikan dukungan moral serta membantu meringankan beban yang ditanggung oleh korban pascakebakaran. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan uluran tangan. Semangat kepedulian, solidaritas, dan gotong royong menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat bangkit kembali setelah mengalami bencana. BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una berharap Bapak Yeta dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi ujian ini, dan dapat kembali menata kehidupan serta melanjutkan aktivitas mencari nafkah. Mari bersama kita dukung BAZNAS Touna dengan zakat dan sedekah terbaik kita, melalui: 7115882109 Bank Syariah Indonesia Baznas Touna Rek Infaq & sedekah Rek. Bank Sulteng 3010201029497 Badan Amil Zakat Nasional Kab. Tojo Una-una Konfirmasi : 085298261532
17/10/2026 | Marwin
Kolaborasi Amal untuk Muslim Pedalaman,  BAZNAS Tojo Una-Una Hadir di Desa Uematopa
Kolaborasi Amal untuk Muslim Pedalaman, BAZNAS Tojo Una-Una Hadir di Desa Uematopa
Tojo Una-Una, 29–30 September 2026, Kepedulian terhadap masyarakat muslim di wilayah pedalaman kembali diwujudkan oleh BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una yang bekerjasama dengan PPNI Kabupaten Tojo Una-Una, Pemerintah Kecamtan Ulubongka, KUA Ulubongka, Pemerintah Desa Uematopa, dan VES Togean melalui kegiatan bertajuk “Kolaborasi Amal untuk Muslim Pedalaman” yang dilaksanakan di Desa Uematopa, Kecamatan Ulubongka, salah satu wilayah pedalaman dan terluar Kabupaten Tojo Una-Una. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Tojo Una-Una untuk memastikan bahwa manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat menjangkau masyarakat yang berada jauh dari pusat pelayanan, khususnya masyarakat muslim di wilayah pedalaman. Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una Bapak Aksa Sidora, Camat Ulubongka Bapak Ilham D Marola, kepala KUA Kecamatan Ulubongka, serta Kepala Desa Uematopa. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan dan kolaborasi dalam memperkuat pelayanan sosial-keagamaan bagi masyarakat di wilayah pedalaman. Selama dua hari, 29–30 September 2026, BAZNAS Tojo Una-Una melaksanakan sejumlah kegiatan pelayanan masyarakat, meliputi distribusi pangan bagi muslim pedalaman di Dusun Lengkasa Desa Uematopa Kec. Ulubongka, khitanan massal dan pengobatan gratis di Desa Uematopa, serta pelayanan pemulasaran jenazah bagi masyarakat muslim di Dusun Paria, Lengkasa, Uematopa, dan Uetangko. Distribusi pangan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, sementara khitanan massal menjadi bagian dari pelayanan sosial dan keagamaan bagi anak-anak di wilayah tersebut. BAZNAS juga menghadirkan layanan pengobatan gratis untuk membantu masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Selain itu, kegiatan pemulasaran jenazah menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat muslim pedalaman. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS tidak hanya hadir memberikan bantuan material, tetapi juga memberikan edukasi dan pelayanan keagamaan yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan di Uematopa memperlihatkan bahwa kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, KUA, pemerintah desa, serta masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan menyentuh kebutuhan warga. Bagi BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una, perjalanan menuju wilayah pedalaman bukan sekadar sebuah perjalanan fisik. Di balik medan dan jarak yang harus ditempuh, terdapat semangat untuk memastikan bahwa mustahik dan masyarakat muslim di wilayah terluar tetap mendapatkan perhatian dan merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS. Melalui semangat “Kolaborasi Amal untuk Muslim Pedalaman”, BAZNAS Tojo Una-Una terus berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan dan menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat, termasuk mereka yang berada di pelosok dan wilayah yang sulit dijangkau. "BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una — Bergerak Menguatkan Indoensia." ------------- Mari bersama kita dukung BAZNAS Touna dengan zakat dan sedekah terbaik kita, melalui: 7115882109 Bank Syariah Indonesia Baznas Touna Rek Infaq & sedekah Rek. Bank Sulteng 3010201029497 Badan Amil Zakat Nasional Kab. Tojo Una-una Konfirmasi : 085298261532
02/10/2026 | Marwin

Agenda Pimpinan

Musyawarah Pimpinan di Tenda Posko Respon Gempa
Musyawarah Pimpinan di Tenda Posko Respon Gempa
Bencana adalah peristiwa yang mengancam kehidupan dan melampaui kemampuan masyarakat umum untuk menanggulanginya, bencana bisa mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan dampak psikologis. Setiap bencana pasti mendapatkan respon yang beragam dari masyarakat, organisasi masyarakat, dan organisasi pemerintah, bahkan kadang organisasi internasional. Respons bencana sendiri merupakan serangkaian tindakan darurat yang dilakukan baik oleh individu maupun organisasi segera setelah bencana terjadi untuk menyelamatkan nyawa, mengurangi penderitaan, dan memenuhi kebutuhan dasar Masyarakat terdampak bencana. Pasca Gempa 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada tanggal 16 Juni 2026, BAZNAS sebagai salah satu lembaga pemerintah non struktural memberikan Respon Cepat terhadap bencana tersebut, terkhusus BAZNAS Tanggap Bencana Pusat dan BAZNAS Propinsi Sulawesi Tengah yang sejak hari pertama sudah berada di lokasi bencana dan langsung mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, seperti membuka layanan dapur umum dan pemeriksaan kesehatan gratis. hari kedua pasca bencana Tim BAZNAS Touna bergabung di lokasi bencana untuk memberikan bantuan semampunya. pada hari ketiga Pasca Bencana di bawah tenda posko bencana Dilkukan musyawarah darurat antara BAZNAS Propinsi Sulawesi Tengah dihadiri langsung oleh Ketua dan Waka 2 Bidang Pendistribusian, Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Sigi, Wakil Ketua 1 BAZNAS Tojo Una-Una dan TIM BTB BAZNAS RI. Pada Musyawarah Darurat ini diambil keputusan bersama untuk membangun Masjid Darurat bagi masyarakat muslim yang berada di Desa Kamarora A karena Masjid yang selama ini mereka gunakan sudah tidak layak dan berbahaya bila ada gempa susulan yang terjadi. selain itu disepakati masing-masing memberikan dukungan dana dalam pelaksanaan program Pembangunan Masjid Darurat ini dengan rincian : BAZNAS RI 10.000.000, BAZNAS Propinsi 10,000.000, BAZNAS Touna 5.000.000, dan BAZNAS Sigi 2.500.000. Semoga rencana pembangunan masjid darurat ini bisa terlaksana dengan baik, dan semoga kita semua mendapatkan keberkahan dalam pelaksanaan program tersebut. aamiin

24-06-2026 | Marwin

Best Practice 5 Wilayah Binaan Prof Zainulbahar Noor MEc
Best Practice 5 Wilayah Binaan Prof Zainulbahar Noor MEc
Bali, 21-23 Agustus 2024 Untuk pertama kalinya wilayah IV yang terdiri dari Propinsi Aceh, Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Banten, Propinsi Sulawesi Tengan dan Propinsi Bali yang berada dalam binaan Prof. Zainulbahar Noor melaksanakan kegiatan Rakorwil di Denpasar - Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja pengelolaan zakat oleh Baznas di 5 wilayah tersebut, termasuk Baznas Kabupaten/Kotanya, juga untuk melihat seperti apa program unggulan yang sudah berhasil di 5 wilayah tersebut, merumuskan langkah-langkah bersama dalam pengelolaan zakat kedepannya. Dalam arahannya Bapak Prof Zainulbahar Noor menyampaikan bahwa "Baznas adalah satu-satunya lembaga yang secara jelas diamanatkan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, olehnya tugas penting dan utama kita sebagai pengelola zakat adalah melakukan upaya maksimal untuk mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki atau paling tidak menjadi Munfiq" Dikesempatan yang sama Prof. Zainulbahar Noor mengingatkan seluruh Amil Baznas baik Pimpinan maupun Pelaksana "Seorang Amil hendaknya memiliki kredibilitas dalam pengelolaan zakat khususnya dalam hal spiritual, olehnya seorang amil (pelaksana dan pimpinan) harus berusaha menjadi orang yang paling shaleh dalam bidang zakat" Diakhir arahannya beliau juga menyampaikan bahwa "Kita Hebat di Masa Lalu adalah Curiculum Vitae, yang dibutuhkan sekarang adalah Kita Hebat di Masa Kini". Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, dengan 1 hari full time hingga jam 23.30 malam di hari kedua ini, sangat dirasakan manfaatnya oleh semua peserta yang hadir, sehingga bisa menciptakan dinamika forum yang sangat antusias khususnya pemaparan Best Parctice dari masing-masing wilayah termasuk beberapa kabupaten tampil memaparkan best practice pengelolaan zakat mereka khususnya dalam upaya pendayagunaan zakat untuk mengentaskan kemiskinan. Menjelang selesainya kegiatan Rakorwil, ibu Prof Dahlia Suaib selaku Ketua Baznas Propinsi Sulawesi Tengah menyampaikan kepada semua Tim Baznas Propinsi dan Kabupaten Kota Se-Sulawesi Tengah mulai saat ini harus mempersiapkan Best Practice pengelolaan zakat di daerah masing-masing untuk nanti bisa dipresentasikan pada kegiatan Rakorwil Tahun 2025 yang rencananya akan dilaksanakan di Medan. Semoga Baznas semakin maju dan profesional dalam pengelolaan zakat khususnya di Kabupaten Kota se-Sulawesi Tengah. Aamiin

23-08-2024 | Humas Baznas Touna

Berita Pendistribusian

Distribusi Bantuan Pondok Pesantren
Distribusi Bantuan Pondok Pesantren
BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una - Bantuan kebutuhan pokok pondok pesantren adalah program rutin tahunan BAZNAS Kabupaten Tojo Una-una, yang tahun ini dilaksanakan pada bulan juli 2026, pondok pesantren yang mendapatkan bantuan adalah seluruh pondok pesantren yang masih aktif yang tersebar di 6 kecamatan yakni : 1. Kecamatan Tojo Barat 2. Kecamatan Tojo 3. Kecamatan Ulubongka 4. Kecamatan Ampana Kota 5. Kecamatan Ratolindo 6. Kecamatan Ampana Tete
27/07/2026 | Marwin
Dari Touna untuk Kamarora
Dari Touna untuk Kamarora
Sebagai bentuk empati berkelanjutan atas musibah yang terjadi pada saudara-saudara kita khususnya di Desa Kamarora Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi pada tanggal 16 Juni 2026, BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una pada hari ahad, 21 Juni 2026 berkunjung dari rumah ke rumah penyintas gempa di Desa Kamarora B mendistribusikan sembako berupas beras, gula, minyak goreng, susu, teh, dan biskuit roma kelapa. Dalam proses pendistribusian kami ditemani oleh Salah seorang Kepala Dusun Desa Kamarora B dan dibantu oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana Propinsi Sulawesi Tengah yang telah lebih dulu berada di lokasi dan telah melakukan assesment bersama BPBD Sigi maupun Propinsi Sulawesi Tengah. Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat" Selain mendistribusikan sembako kepada masyarakat yang terdampak gempa, tim BAZNAS Touna juga terus berkolaborasi dengan BAZNAS Propinsi, BTB Pusat, dan BTB Propinsi untuk mendistribusikan air bersih, membagikan paket makanan siap saji, pelayanan kesehatan keliling, dan pembangunan masjid darurat di Desa Kamarora A. Jazakallah khair kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu saudara-saudara kita di sana, terkhusus muhsinin yang telah menginfakkan sebagian hartanya melalui BAZNAS Tojo una-una, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan dan balasan yang berlipat ganda kepada kita semua. aamiin
24/06/2026 | Marwin M
Bantuan Sembako untuk Pondok Pesantren
Bantuan Sembako untuk Pondok Pesantren
Jum'at, 8 September 2023 Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah bersabda, ‘Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jumat sesungguhnya shalawat itu tersampaikan dan aku dengar’. Nabi bersabda, ‘Dan di hari Jumat pahala bersedekah dilipatgandakan’.” (Imam Asy Syafii, al-Umm, juz 1, hal. 239). Dengan mengharapkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT bagi kita semua, khususnya kepada Muzakki, Munfiq yang telah mengeluarkan zakat maupun infaqnya melalui Baznas Tojo Una-Una, maka kami memanfaatkan momentum hari yang penuh dengan kemuliaan untuk melakukan pendistribusian bantuan sembako untuk Pondok Pesantren, dengan harapan limpahan pahala dari Allah SWT lebih berkah. Pada distribusi bantuan pondok pesantren tahap I ini, tim Baznas Touna mengantarkan bantuan untuk 5 Pondok Pesantren yang berada di Kec. Ulubongka, Kec. Tojo, dan Kec. Tojo Barat. Adapun kelima Pondok Pesantren Tersebut adalah : 1. Pondok Pesantren Nurul Khairaat Desa Marowo 2. Pondok Pesantren Raudhatul Mustafa Lil Khairaat Kainyole Desa Podi 3. Pondok Pesantren Raudhatul Ilmi Desa Uekuli 4. Pondok Pesantren Darul Hijrah Desa Dataran Bugi 5. Pondok Pesantren Bahrul Ulum Desa Nggawia Ketua Baznas Touna dan Wakil Ketua I Baznas Touna Bapak Aksa Sidora, SH dan Marwin ikut langsung dalam proses pendistribusian ini untuk melihat lebih dekat kehidupan pondok pesantren yang dikunjungi, sehingga bila lebih terjalin silaturrahim antara Pondok Pesantren dan Baznas. Ketua Baznas Touna dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa "Pondok Pesantren perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga Pesantren bisa lebih maju dan berkembang dalam menjalankan nilai-nilai Islam di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat kita." Selanjutnya Beliau berharap agar kita semua bisa terus mendukung Pondok Pesantren karena merupakan lembaga pendidikan berbasis agama yang perlu dipertahankan sehingga nilai-nilai ajaran agama Islam tetap bisa bertahan dari generasi ke generasi. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua, dan semoga Allah menganugerahkan kepada Negeri yang baldatun thayyiatun wa rabbun ghafur. aamiin
08/09/2023 | MR - Baznas Touna

BAZNAS TV